Sesuai dengan namanya, cerita pendek (cerpen) adalah cerita yang menurut wujud fisiknya berbentuk pendek. Ukuran panjang pendeknya suatu cerita memang relatif. Namun, pada umumnya cerita pendek merupakan cerita yang habis dibaca sekitar sepuluh menit atau setengah jam. Jumlah katanya sekitar 500 – 5.000 kata. Olek karena itu, cerita pendek
lama. Salah satunya adalah cerpen berjudul Robohnya Surau Kami karya Ali Akbar Navis. Robohnya Surau Kami adalah karya monumental A.A. Navis yang terbit dalam kumpulan cerpen pada tahun 1965 dan masih dikenal hingga sekarang. Pada masa tersebut, karya sastra yang lahir cenderung menampakkan aspek-aspek
Dalam cerpen “Robohnya Surau Kami”, menggambarkan surau yang tidak terurus hingga roboh. Mushola, langgar, surau atau masjid yang dibangun oleh masyarakat dewasa ini kian hari kondisinya semakin baik, juga pelayanan terhadap jamaah. Saat ini banyak masjid yang menyediakan takjil di bulan puasa, atau makanan selepas sholat Jumat.
1. Setelah membaca cerita di atas "Robohnya Surau Kami", kamu sudah memiliki pemahaman yang jelas tentang pengertian dan karakteristik cerita pendek. Sekarang, buktikanlah pemahamanmu itu dengan menunjukkan sekurang-kurangnya lima contoh cerita lainnya yang berkategori cerpen.
Bianglala: Kumpulan Cerita Pendek (1963) Hudjan Panas (1963) Ugi pirsani. id:Robohnya Surau Kami; A.A. Navis; Wiki Id: A.A. Navis; Pranala njawi. Gramedia: Robohnya Surau Kami Archived 2007-09-27 at the Wayback Machine. TokohIndonesia.com: Ali Akabar Navis (inhg memorian) Archived 2006-11-21 at the Wayback Machine.
Vay Tiền Online Chuyển Khoản Ngay.
sinopsis cerita pendek robohnya surau kami