Ia berguru pada dua tokoh agama kenamaan yaitu KH Kholil Kasingan Rembang dan KH Syu'aib Sarang Lasem. Tak berhenti di situ, Bisri kemudian kembali mengembangkan ilmunya kepada Syaikhona Kholil Bangkalan. Lalu, ia belajar di Pondok Pesantren Tebuireng selama 6 tahun dan berguru pada Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari. Baca Juga : Silsilah Keturunan Syaikhona Kholil Tak terkecuali ԁагі kh. Hasyim asy’ari, kyai yang раӏіng ьегреngагυһ раԁа saat itu. Namun, kh. Hasyim asy’ari awalnya tіԁаk serta-merta mеnегіmа dan merestui ide tersebut. Terbilang һагі ԁаn ьυӏаn, kh. 5. Pesantren Kademangan Bangkalan, Madura Beliau belajar tata bahasa arab kepada Syaikhona Kholil selama kurun waktu tiga tahun. Pada saat belajar disini Wahab dinasehati oleh Kiai Kholil untuk belajar kepada KH. Hasyim Asy’ari. Oleh Kiai Kholil, Wahab muda juga dianggap macan, yang Hal itu sangatlan wajar, karena Syekh Kholil itu berumur panjang, bahkan ada yang mengatakan bahwa beliau berumur lebih dari seratus tahun, maka beliaupun beberapa kali kedahuluan meninggal oleh istri dan beberapa kali menikah lagi. Itulah sebabnya Syekh Kholil memiliki istri yang banyak. Mereka adalah: 1. Hasyim Asy’ari dengan gurunya yakni KH. Mohammad Kholil. Berkat keagungan ilmu yang dimiliki oleh Kyai Hasyim, sang guru yakni Kyai Kholil sangat menghormati muridnya tersebut dan menganggap bahwa Kyai Hasyim sebagai gurunya. Kyai Kholil mengatakan “Dulu saya memang mengajar Tuan. Tapi hari ini, saya nyatakan bahwa saya adalah murid Tuan". Vay Nhanh Fast Money.

silsilah keturunan kh kholil bangkalan