Sesepuh: silsilah ke atas yang masih hidup Nah itulah pancakaki atau silsilah kekeluargaan dalam khazanah orang sunda. Selain silsilah dari atas dan dari bawah, ada juga istilah keluarga ti gigir alias dari samping. contohnya seperti kakak, adik, sepupu, keponakan alias alo dan suan serta istilah kekeluargaan lainnya. Vay Tiền TráșŁ GĂłp 24 ThĂĄng. 4 menitContoh silsilah keluarga sangatlah penting untuk diketahui karena kamu dapat mengetahui hubungan keluarga sampai ke beberapa generasi sehingga dapat mengenal dari mana keluarga tersebut berasal. Simak selengkapnya, ya! Setiap keluarga pada dasarnya memiliki silsilah yang merupakan urutan keturunan dalam sebuah keluarga. Melalui silsilah keluarga, secara tidak langsung kamu akan menjaga nilai-nilai dan tradisi dalam keluarga. Di sebagian daerah di Indonesia mengetahui silsilah keluarga termasuk hal yang wajib, Property People. Memahami asal-usul dirinya tergolong penting sekaligus menghindari risiko pernikahan sedarah, lo. Tidak hanya di Indonesia, menjaga silsilah keturunan juga terus dirawat di sebagian negara salah satunya Kerajaan Inggris. Nah, kalau kamu ingin mengetahui silsilah keluarga maka ada berbagai cara yang bisa dilakukan. Kamu juga bisa mengetahui istilah silsilsah dalam bahasa Indonesia dan sejumlah daerah di tanah air. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, yuk! Apa Itu Silsilah Keluarga? Sumber Menurut tulisan Edmund Ophie berjudul “Pohon dan Aplikasinya dalam Bagan Silsilah Keturunan” yang melansir silsilah dalam medis disebut juga sebagai genogram. Genogram adalah sebuah pohon silsilah keluarga lebih terperinci yang didalamnya terdapat hubungan kekerabatan antara anggota keluarga dan riwayat medis masing-masing anggota keluarga. Lantas, apa yang dimaksud dengan silsilah keluarga? Silsilah keluarga adalah susunan nama anggota keluarga dari beberapa generasi baik dari keluarga inti atau keluarga besar. Isinya mengenai asal usul suatu keluarga atau catatan yang menggambarkan hubungan keluarga sampai beberapa generasi nenek moyang. Menurut buku Membuat Silsilah Keluarga Pakai Komputer oleh JUD, silsilah bersifat historis yang artinya mulai dibangun dari nenek moyang hingga keturunan saat ini. Contoh silsilah keluarga misalnya sebuah keluarga kecil memiliki dua orang anak, selanjutnya kedua anak dari keluarga ini menikah dan membangun keluarga baru. Jika masing-masing keluarga baru ini memiliki anak maka jumlah anggota keluarga secara keseluruhan makin banyak sehingga menjadi sebuah keluarga besar dan memiliki hubungan sedarah. Nah, silsilah keturunan pada dasarnya ditunjukkan dalam bentuk bagan sederhana. Melalui bagan silsilah, kamu akan tahu siapa nenek moyang dan dari mana kamu berasal. Cara Mengetahui Silsilah Keluarga Sumber Tertarik mengetahui silsilah keturunan, Property People? Cara mengetahui silsilah keluarga adalah bertanya langsung secara lisan pada orang tua, melalui sebuah dokumen atau catatan, hingga dari nama marga. Namun, cara menulis silsilah keturunan yang efektif adalah menggunakan bagan silsilah keluarga. Cara tersebut masih cukup banyak digunakan secara luas oleh masyarakat umum di Indonesia terutama di daerah yang adat istiadatnya kuat. Selain itu, dengan menggunakan bagan silsilah keluarga maka akan tampak lebih sederhana dan mudah dipahami bagi yang melihatnya. Untuk itu, penting untuk membuat pohon silsilah keluarga untuk terus menjaga tradisi. Lantas, bagaimana cara membuat silsilah keluarga? Cara membuat silsilah keluarga adalah mulai mengumpulkan informasi keluarga bisa dari keluarga ayah atau ibu, kemudian melakukan penelitian dengan melihat beberapa catatan historis keluarga, lalu mulai membuat draf jika informasi sudah terkumpul, dan terakhir membuat bagan silsilah keluarga. Selain manual, kamu bisa membuat silsilah keluarga menggunakan sejumlah aplikasi yang cukup banyak ditemukan di internet. Sumber Twitter ivanlanin Di Indonesia, nama atau istilah silsilah keturunan berbeda-beda tiap daerah. Menurut Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, urutan silsilah keluarga dalam bahasa Indonesia adalah cilawagi, buyut, moyang, nenek, ibu/bapak, ego, anak, cucu, cicit, piut, dan anggas. Adapun urutan silsilah keluarga Jawa adalah anak, putu, buyut, canggah/janggawareng, wareng, udhek-udhek, gantung siwur, gropak senthe, debog bosok, galih asem, gropak waton, cendheng, giyeng, cumpleng, ampleng, menyaman, menya-menya, dan trah tumerah. Sementara nama silsilah keluarga dalam bahasa Sunda adalah anak, incu, buyut, bao, canggah, canggah wareng, udeg-udeg, gantung siwur/kait siwur, gerpak, tambak galeng, dengdeng, jumbleng, hingga amleng. Silsilah keluarga dalam bahasa Inggris dikenal juga sebagai family tree. Kalau sudah tahu, simak contoh silsilah keluarga di bawah ini, yuk! 10 Contoh Silsilah Keluarga 1. Silsilah Keluarga Sumber 2. Bagan Silsilah Keluarga Sumber 3. Silsilah Keluarga Soeharto Sumber Buku “Seoharto Pikiran, Ucapan, dan Tindakan Saya” Sumber Buku “Seoharto Pikiran, Ucapan, dan Tindakan Saya” 4. Silsilah Keluarga Kerajaan Inggris Sumber Sumber 5. Pohon Silsilah Keluarga Nabi Muhammad Sumber 6. Pohon Silsilah Keluarga Sumber 7. Gambar Silsilah Keluarga Sumber 8. Contoh Silsilah Keluarga Kecil Sumber youtube/lia rizqi 9. Silsilah Keluarga Soekarno Sumber 10. Silsilah Keluarga Besar Sumber wikimedia/ Muhamad Fatih Rusydi *** Property People, itulah cara membuat dan contoh silsilah keluarga. Semoga bermanfaat buat kamu yang ingin menulis silsilah keluarga, ya. Baca artikel menarik lainnya hanya di Nah, agar tidak ketinggalan berita baru, ikuti Google News Berita Indonesia. Selain itu, pastikan cek rumah idaman keluarga dengan mengunjungi Dapatkan berbagai kemudahan karena cari rumah bersama kami jadi segampangitu! - Adjarian, kali ini kita akan mempelajari istilah keluarga besar dalam bahasa Sunda atau pancakaki ke samping. Istilah ini bisa kita gunakan untuk memanggil atau menyebut keluarga kita agar tepat penggunaannya. Contohnya dalam menyebut kakak atau adik dalam bahasa Sunda memiliki istilah yang berbeda dengan cara kita memanggilnya. Kita bisa menyebut kakak baik laki-laki atau perempuan dengan istilah lanceuk. Sedangkan adik baik laki-laik maupun perempuan dengan istilah adi. Namun, istilah yang biasa digunakan untuk memanggil kakak laki-laki dalam bahasa Sunda adalah aa. Sedangkan kakak perempuan adalah teteh. Masih banyak lagi istilah pancakaki ke samping atau anggota keluarga besar dalam bahasa Sunda yang bisa kita pelajari. Yuk, kita simak dan pelajari bersama, Adjarian! Baca Juga Contoh Kalimat Permohonan Maaf dalam Bahasa Sunda beserta Artinya Nama-nama istilah pancakaki ke samping 1. Lanceuk dulur sadarah lalaki atawa awĂ©wĂ© anu leuwih kolot ï»żBerandaBelajar Bahasa SundaNama-Nama Garis Keturunan Keluarga dalam Bahasa Sunda istem keluarga dalam suku Sunda bersifat bilateral, garis keturunan ditarik dari pihak bapak dan ibu. Dalam keluarga Sunda, bapak yang bertindak sebagai kepala keluarga. Ikatan kekeluargaan yang kuat dan peranan agama Islam yang sangat mempengaruhi adat istiadat mewarnai seluruh sendi kehidupan suku Sunda. Dalam suku Sunda dikenal adanya pancakaki yaitu sebagai istilah-istilah untuk menunjukkan hubungan kekerabatan. Dicontohkan, pertama, saudara yang berhubungan langsung, ke bawah, dan vertikal. Yaitu anak, euncu cucu, piut buyut, bao, canggahwareng atau janggawareng, udeg-udeg, kaitsiwur atau gantungsiwur. Kedua, saudara yang berhubungan tidak langsung dan horizontal seperti anak paman, bibi, atau uwak, anak saudara kakek atau nenek, anak saudara piut. Ketiga, saudara yang berhubungan tidak langsung dan langsung serta vertikal seperti keponakan anak kakak, keponakan anak adik, dan seterusnya. Dalam bahasa Sunda dikenal pula kosakata sajarah dan sarsilah salsilah atau silsilah yang maknanya kurang lebih sama dengan kosakata 'sejarah' dan silsilah dalam bahasa Indonesia. Makna sajarah adalah susun galur/garis keturunan. Berikut ini nama-nama garis keturunan dalam bahasa Sunda - anak = turunan pertama anak ayah dan ibu - incu = cucu; turunan kedua, anaknya anak. - buyut = anaknya cucu. - bao = anaknya buyut. - janggawarĂ©ng/canggahwarĂ©ng = anaknya bao. - kait siwur = anak janggawarĂ©ng. - bapa = bapak - indung = ibu - aki = kakek, ayahnya ibu/ayah - nini = nenek, ibunya ayah/ibu - buyut = ibunya/bapaknya kakek atau nenek. - bao = ibu/bapaknya buyut. - janggawarĂ©ng = ibu/bapaknya bao. - kait siwur = ibu/bapaknya janggawarĂ©ng. - adi = adik - lanceuk = kakak - emang/paman = paman/adiknya ayah/ibu - bibi = bibi, adiknya ayah/ibu - ua = uwa; kakak bapak/ibu - alo = keponakan; anaknya kakak - suan = anaknya adik. - kapiadi = sepupu; anaknya paman/bibi. - kapilanceuk = anaknya ua. - incu ti gigir = cucu dari adik kakek/nenek - aki ti gigir = laki-laki adik atau kakaknya kakek/nenek - nini ti gigir = perepmpuna, adik atau kakaknya kakek/nenek - ua ti gigir = anaknya kakak kakek/nenek - emang ti gigir = laki-laki anaknya adik kakek/nenek - bibi ti gigir = perempuan anaknyaa adik kakek/nenek - adi beuteung = adiknya istri/suami - dahuan = kakaknya istri/suami - dulur sabrayna = kerabat anaknya paman, bibi, atau uwa. - dulur teges = saudara sekandung - indung tĂ©rĂ© = ibu tiri - bapa tĂ©rĂ© = bapak tiri - anak tĂ©rĂ© = anak tiri - dulur patĂ©tĂ©rĂ©an = anak ibu atau anak bapak tiri. - cikal = anak paling besar. - pangais bungsu = kakaknya bungsu langsung/tidak terhalang. - bungsu = anak yang paling kecil - baraya laĂ©r = kerabat yang hubungan kekerabatannya jauh. - teu hir teu walahir = tidak ada hubungan kerabat - bau-bau sinduk = masih kerabat, walaupun sangat jauh dari garis keturunan. - baraya = kerabat yang masih ada garis keturunan. - karuhun = leluhur, nenek moyang - Artikel lainnya seputar belajar Bahasa Sunda LIHAT DI SINI - Baca info-info lainnya di GOOGLE NEWS Silsilah keluarga menjadi penting untuk diketahui untuk mengenali anggota keluarga besar yang keluarga adalah susunan anggota keluarga dari beberapa generasi, mulai dari keluarga inti hingga keluarga terbaik untuk mengetahui silsilah keluarga adalah dengan bertanya langsung kepada orang begitu, Moms bisa mengetahui secara detail susunan dalam silsilah Juga 4 Silsilah Keluarga Kerajaan Inggris, Yuk Intip!Manfaat Mengetahui Silsilah KeluargaFoto Manfaat Mengetahui Silsilah Keturunan Manfaat Mengetahui Silsilah Keturunan tentang silsilah keluarga ternyata memiliki banyak manfaat yang berguna nantinya untuk Moms dan juga keluarga, yaitu1. Menjaga Hubungan Baik dengan Sesama Anggota KeluargaManfaat pertama dari mengetahui silsilah keluarga untuk menjaga hubungan baik antar anggota Moms mengetahui siapa saja anggota keluarga besar, nantinya pada saat berpapasan di jalan atau bertemu di suatu tempat, keduanya bisa sama-sama saling contoh saat berada di luar kota atau luar negeri karena liburan atau urusan pekerjaan, Moms bisa menghubungi keluarga yang berada di kota atau negeri untuk menjaga hubungan baik dengan sesama anggota Juga 5 Rekomendasi Restoran Sunda untuk Keluarga2. Memberi Dukungan Sesama Anggota KeluargaFoto Manfaat Mengetahui Silsilah Keturunan mengetahui silsilah keluarga, maka Moms juga bisa memberi dukungan kepada keluarga lain di saat duka dan berbagi kebahagiaan di saat bisa saling bergotong royong untuk membantu ketika ada salah satu anggota keluarga besar yang mengalami juga sebaliknya, ketika Moms membutuhkan bantuan atau sedang berada dalam kesulitan, maka bisa meminta tolong salah satu anggota keluarga ini akan menimbulkan keterikatan antar keluarga dan mempererat tali silaturahmi Menghindari Terjadinya KesalahpahamanTak sedikit orang yang tidak mengenali saudara jauhnya saat bertemu atau berpapasan di jalan. Hal ini dikarenakan mereka memang tidak pernah mengetahui siapa saja saudara jauhnya dan bagaimana bentuk silsilah keluarga bisa bermanfaat untuk menghindari terjadinya kesalahpahaman di kemudian hari. Misalkan, ada salah satu anggota keluarga yang tanpa diketahui telah menjalin percintaan dengan seseorang yang ternyata merupakan keluarga mereka sama-sama tidak mengetahui, kemungkinan untuk tidak diperbolehkan melanjutkan hubungan antar keduanya ini sangat Juga Yuk Simak 10 Tips Menjadi Keluarga Bahagia!4. Melestarikan Garis KeturunanFoto Silsilah Keturunan satu manfaat dari mengetahui silsilah keluarga untuk melestarikan garis ini penting karena jika Moms mengetahui silsilah keluarga, maka bisa mencegah terputusnya garis dengan mencomblangkan anggota keluarga yang belum menikah supaya bisa menikah dan melanjutkan garis Mengetahui Riwayat PenyakitManfaat yang terakhir dari mengetahui silsilah keluarga adalah supaya bisa mengetahui riwayat penyakit yang dimiliki oleh keturunan ini harus kita ketahui supaya bisa mencegah penyakit tersebut agar tidak berkembang. Jadi, Moms bisa melakukan tindakan pencegahan terlebih dalam silsilah keluarga ditemukan adanya anggota keluarga pernah menderita penyakit komplikasi diabetes dan jantung. Maka dari itu, kemungkinan Moms terkena kedua penyakit tersebut akan lebih mengetahuinya, kita bisa mulai menghindari konsumsi makanan yang manis dan rutin berolahraga untuk kesehatan tubuh dan Juga 5 Penyakit Keturunan dari Ayah ke Anak, Wajib Tahu!Silsilah Keluarga dalam Bahasa IndonesiaFoto Silsilah Keturunan keluarga tentu saja bisa dikenali dalam bahasa memperjelasnya lagi, Moms bisa melihat silsilah keluarga dalam bahasa Indonesia di bawah ini!Keturunan pertama yakni cilawagiKeturunan kedua yakni buyutKeturnan ketiga yakni moyangKeturunan keempat yakni nenek dan kakekKeturunan kelima yakni ayah/ bapak dan ibuKeturunan keenam yakni anakKeturunan ketujuh yakni cucuKeturunan kedelapan yakni cicitKeturunan kesembilan yakni piutKeturunan kesepuluh yakni anggasBiasanya masyarakat Indonesia akan mengurut silsilah keluarga hingga sepuluh keturunan sepuluh keturunan ini, Moms bisa mengisi garis keturunan dengan lebih Keluarga dalam Bahasa JawaFoto Silsilah Keturunan Jawa adat istiadat Jawa, silsilah keluarga bisa sampai keturunan ke-18 atau yang disebut nama istirah trah’.Jadi, Moms bisa melacak silsilah keluarga hingga sampai ke keturunan ke -18 silsilah keluarga dalam bahasa Jawa yang lengkap, Moms bisa melihatnya langsung di sini!Trah moyang ke-1 disebut dengan nama bapak/ moyang ke-2 disebut dengan nama simbah atau eyang. Untuk perempuan akan disebut dengan simbah puteri atau eyang puteri, sementara untuk laki-laki akan disebut dengan simbah kakung atau eyang JugaIni Doa Nabi Zakaria untuk Mendapatkan Keturunan, Yuk Amalkan!Trah moyang ke-3 disebut mbah buyutTrah moyang ke-4 disebut mbah canggahTrah moyang ke-5 disebut mbah warengTrah moyang ke-6 disebut mbah udheg-udhegTrah moyang ke-7 disebut mbah gantung siwurTrah moyang ke-8 disebut mbah gropak sentheTrah moyang ke-9 disebut mbah debok bosokTrah moyang ke-10 disebut mbah galih asemTrah moyang ke-11 disebut mbah gropak watonTrah moyang ke-12 disebut mbah cendhengTrah moyang ke-13 disebut mbah giyengTrah moyang ke-14 disebut mbah cumplengTrah moyang ke-15 disebut mbah amplengTrah moyang ke-16 disebut mbah menyamanTrah moyang ke-17 disebut mbah menya-menyaTrah moyang ke-18 disebut mbah trah tumerahItulah silsilah keluarga dalam bahasa Indonesia dan juga dalam bahasa informasi tersebut bisa bermanfaat untuk Moms yang ingin menjelaskannya kepada buah hati! QuoteMemahami Silsilah Keluarga Istilah “silsilah” niscaya memberikan asosiasi kepada nama-nama raja dengan leluhur serta keturunannya. Padahal, hubungan silsilah adalah milik semua orang. Setiap orang dapat menyusun silsilahnya sendiri, misalnya mulai dari buyut – bapak kakeknya – sampai pada buyut – anak cucunya. Masing-masing disertai dengan nama saudara-saudaranya serta anak cucu mereka. Niscaya silsilah itu akan merupakan batang pohon yang rindang, apalagi kalau masing-masing orang mempunyai banyak anak. Dalam setiap bahasa, setiap hubungan antara keluarga dalam silsilah niscaya ada namanya yang khusus. Dalam bahasa Indonesia yang saya ketahui, ke atas silsilah mentok pada “buyut”. Saya tidak tahu disebut apa ayah dan kakek buyut dalam bahasa Indonesia atau bahasa Melayu. Secara umum ada kata moyang atau nenek moyang. Kata moyang menurut KBBI berarti “nenek ayah, ibu, dsb.; leluhur”. Tidak jelas artinya apa. Dalam KUBI Badudu-Zain, moyang diartikan “orang tua kakek atau nenek; nenek moyang, para leluhur yang sudah meninggal; semua datuk yang terdahulu”. Dalam kedua kamus itu, ada buyut. KBBI menerangkan buyut sebagai “1. ibu dr nenek urutannya bapak/ibu, nenek, buyut. 2. anak dr cucu”. Sementara KUBI menerangkan buyut sebagai “1. ibu dr nenek, 2. anak dr. cucu.” Yang menarik ialah bahwa kedua kamus itu menerangkan arti buyut sebagai “ibu dari nenek”. Menarik karena keduanya tidak menyebut tentang “ayah dari nenek atau kakek”. Apakah dengan demikian buyut itu hanya berarti “ibu dari nenek”, sedang ayah dari nenek tidak? Bagaimana dengan “ibu dari kakek”? Tidak termasuk buyut jugakah? Apakah ada sebutan khusus yang lain untuk “ayah dari nenek” dan “ibu dari kakek”? Dalam Kamus Dewan yang disusun oleh Dr. Teuku Iskandar cetakan kedua, Kualalumpur, 1984, lema buyut diartikan “orang tua atau ibu kpd moyang yakni datuk kpd datuk”. Sementara lema moyang diartikan sebagai “bapak atau ibu kpd datuk, nenek bapak atau ibu” sementara “nenek-moyang” diartikan sebagai “datuk-datuk sebelum kita, leluhur”. Perkataan datuk tidak begitu populer di Indonesia kecuali bagi orang-orang Sumatra. Menurut KBBI, datuk adalah “bapak dr orang tua kita; kakek, aki” sedangkan menurut KUBI, datuk adalah “nenek laki-laki nenek moyang”. Dalam Kamus Dewan, datuk diartikan “bapak kpd ayah dan ibu seseorang”. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa menurut ketiga kamus itu, datuk sama dengan kakek. KBBI menyebut aki dari bahasa Sunda, demikian juga Kamus Dewan dalam keterangannya terhadap datuk sebagai panggilan, menyebut aki juga. Oleh karena itu, jelas bahwa dalam bahasa Indonesia dan Melayu sebutan silsilah ke atas hanya sampai buyut – itu pun kalau kita tidak mempertimbangkan kemungkinan istilah buyut baru masuk kemudian sebagai pengaruh dari bahasa Sunda atau lainnya. Bahasa Indonesia, begitu juga bahasa Malaysia, tidak mempunyai istilah untuk menyebut orang tua buyut dan ke atasnya. Dalam bahasa Sunda yang saya tahu, orang tua buyut disebut bao dan orang tua bao disebut jangga atau canggah dan di atasnya disebut jangga wareng atau canggah wareng. Di atas jangga wareng masih ada udeg-udeg dan kait siwur. Menurut Danadibrata, dalam Kamus Basa Sunda Bandung, 2006, di atas canggah wareng masih ada udeg-udeg, gantung siwur, gerpak, tambak galeng, dengdeng, gumbleng, dan amleng. Artinya sampai tingkat 13 dari ayah atau ibu, masih ada namanya dalam bahasa Sunda, walaupun tidak lagi terdengar digunakan sehari-hari. Saya sendiri hanya mengenal sampai gantung siwur yang disebut juga kait siwur. Akan tetapi, kecuali ke atas dan ke bawah, ke samping juga silsilah masih ada namanya. Adik ayah dan ibu disebut paman kalau laki-laki atau bibi kalau perempuan. Dalam bahasa Melayu disebut pakcik kalau laki-laki dan makcik kalau perempuan. Akan tetapi, makcik tidak masuk lema Kamus Dewan, walaupun tercantum dalam KBBI dan KUBI. Buat kakak ayah dan ibu dalam bahasa Melayu tidak ada sebutan yang umum. Mereka disebut sesuai dengan kedudukannya dalam urutan persaudaraan dengan ayah atau ibu, misalnya pak long sulung, pak ngah tengah, pak teh adik kelima atau keenam ayah atau ibu. Sebutan uak k-nya tidak diucapkan adalah pinjaman dari bahasa Sunda ua. Istilah pakde yang tercantum dalam KBBI merupakan pinjaman dari bahasa Jawa. Dalam bahasa Jawa sebenarnya ada juga sebutan khusus kepada kakak perempuan bapak atau ibu, ialah bude. Kata itu juga menjadi lema KBBI. Anak-anak saudara ayah atau ibu disebut saudara sepupu atau misan. Menurut KBBI, saudara misan dalam masyarakat Sunda adalah saudara senenek, sedangkan dalam masyarakat Jawa adalah saudara sebuyut. Akan tetapi, dalam bahasa Indonesia biasanya diartikan saudara sepupu satu nenek atau kakek. Istilah kemenakan digunakan untuk menyebut anak saudara. Istilah keponakan dipinjam dari bahasa Jawa atau bahasa Jakarta. Digunakan baik untuk menyebut anak kakak ataupun anak adik. Hal itu berlainan dalam bahasa Sunda. Anak kakak disebut alo sedangkan anak adik disebut suan. Juga nama-nama keturunan dalam bahasa Indonesia mentok sampai buyut, baik ke atas maupun ke bawah, sedangkan dalam bahasa Sunda bisa sampai kait siwur bahkan sampai amleng. Akan tetapi, saya kira hampir tidak ada orang yang mencatat silsilahnya sampai sejauh itu. Berlainan dengan orang Arab yang merasa bangga menyebut nama nenek moyangnya setinggi mungkin, bangsa kita umumnya sudah merasa puas kalau tahu nama Mengenal Silsilah“Pentingkah Memahami Silsilah Keturunan?” Suatu ketika ada seorang anak lelaki yang memutuskan kuliah ke luar kota namun tetap dalam satu provinsi. Ia memutuskan untuk kuliah dan belajar hidup mandiri dengan hidup berjauhan dengan orang tua. Beberapa tahun lamanya di tempat kuliah, ia bertemu dengan banyak teman dan kenalan baru. Termasuk bertemu dengan seorang gadis yang membuatnya jatuh cinta. Perkenalan pun berlanjut tahap demi tahap hingga mereka menjalin hubungan bak sepasang kekasih. Mereka saling mencintai satu sama lain. Beberapa waktu kemudian saat liburan, si anak membawa si gadis yang menjadi kekasihnya itu pulang kerumah dengan maksud mengenalkannya kepada orang tua. Orang tua si anak terlihat terbuka dan menerima kedatangan dan maksud baik anaknya itu. orang tua si anak mengajak si gadis bercerita banyak hal termasuk keluarga dan orang tuanya. Alangkah terkejutnya orang tua pemuda tersebut ternyata keluarga si gadis mempunyai hubungan kekerabatan dengan keluarganya. Alhasil, tentu hubungan mereka tidak bisa dilanjutkan. Ternyata mereka memiliki hubungan kekerabatan yang tak akan bisa disatukan menjadi suami istri. Jika mereka tetap melakukannya tentu akan mendapat sanksi sosial dari adatnya. Padahal mereka sudah saling mengasihi. Ternyata hubungan mereka harus dikandaskan lantaran ternyata mereka itu berkerabat. Itu semua terjadi akibatnya kurangnya pemahaman dan pengetahuan dari masing-masing anak tentang silsilah keluarga dan kekerabatannya sendiri. untunglah mereka belum melakukan hal macam-macam dan belum melangkah ke tahap yang lebih serius. Jika sampai dilakukan, bayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya! ———————————————————————- Dari kisah diatas, apa yang bisa kita ambil pelajaran? Ternyata begitu pentingnya bagi kita semua untuk mengetahui dan memahami silsilah keluarga kita sendiri. penting bagi kita untuk memiiliki pengetahuan mengenai hubungan kekerabatan dan pertalian darah antara kita dan kerabat kita di luar sana. Dalam budaya masyarakat Minangkabau, sesuai dengan pengamatan saya selama ini hal ini amat ditekankan sekali. Hubungan kekerabatan antar sesama anggota keluarga sangat dijaga. Setiap keluarga akan mengenalkan anggota keluarganya dengan anggota keluarganya yang lain. Misalkan saat momen hari raya dan acara-acara penting seperti upacara pernikahan, kematian dan upacara adat lainnya, setiap keluarga akan memberi pemahaman kepada keluarganya bahwa mereka memiliki hubungan kekerabatan dengan keluarga tersebut dan semacamnya. Sehingga anggota sebuah keluarga akan paham mengenai silsilah keturunannya. Saudara dari orang tuanya, kerabat dari orang tuanya, saudara dari orang tua dari orang tuanya sendiri, kerabat dari orang tua dari orang tuanya dan seterusnya keatas dan kebawah. Sesuai dengan garis keturunan, pertalian darah dan hubungan kekerabatan. Tidak hanya itu, termasuk dalam contoh kasus diatas tadi. Bahwa biasanya keluarga akan memberi tahu anggota keluarga atau kerabatnya yang berada di luar daerah. Sehingga saat anggota keluarganya berada di luar daerah yang di daerah tersebut terdapat kerabatnya maka mereka bisa tetap menjalin hubungan baik sesama anggota keluarga. Sebenarnya begitu penting bagi kita untuk mengetahui dan memahami silsilah kelurga dan hubungan kekerabatan kita. Banyak manfaat dan hal penting lainnya yang akan kita peroleh, dintaranya 1. Menjaga hubungan baik sesama anggota keluarga. Dengan mengetahui silsilah keluarga kita bahwa kita memiliki hubungan dengan keluarga yang lain. Dengan begitu tentu akan berusaha untuk menjaga hubungan tetap harmonis dan terjaga baik. 2. Memberi dukungan di saat susah dan berbagi kebahagian di saat suka. Dengan mengetahui bahwa kita memiliki saudara dan kerabat tentu kita dapat berbagi suka dan suka bersama mereka. Begitu pun sebaliknya, mereka juga bisa melakukan hal yang sama. Sehingga dengan demikian kesedihan dan kebahagiannya kita bisa lebih bermakna. 3. Menghindarkan kejadian akibat miss communication. Contoh kasus diatas tadi merupakan kasus akibat kurangnya komunikasi antar sesama anggota kelurga. Sehingga masing-masing anggota keluarganya tidak memahami secara baik hubungan kekerabatannya dengan anggota keluarganya yang lain yang berada di tempat yang terpisah jauh. 4. Menyadari bahwa kita tak sendiri. Dengan mengetahui hubungan kekerabatan dan tali persaudaraan antara masing-masing pihak tentu ia sadar bahwa selama ini ia hidup tidak hanya sendiri. bahwa ia ternyata memiliki banyak orang yang memiliki kaitan dan hubungan dengan keluarganya. 5. Menghindari terjadinya sikap individualistik. Akibat gaya hidup urban yang terjadi saat ini membuat masyarakat bersikap lebih individualistik. Sikap seperti tidak hanya terjadi di masyarakat yang hidup di perkotaan namun juga yang hidup di kampung. Namun hal tersebut masih bisa dicegah dengan cara menjaga hubungan dengan sesama kerabat yang kita miliki. 6. Melestarikan garis keturunan. Dengan memiliki pengetahuan terhadap hubungan kekerabatan maka hal tersebut mampu menaga dan melestarikan silsilah keturunan kita. Sehingga tak ada istilahnya telah terputusnya garis keturunan dari sebuah anggota suku atau adat. Dengan demikian tentu garis keturunan kita akan terpelihara dengan baik dan aman. Dari poin-poin diatas maka kita dapat mengetahui bahwa memiliki pengetahuan dan pemahaman yang baik tentang keturunan dan kekerabatan adalah hal yang amat penting. Selain poin diatas ada banyak poin lain sebenarnya. Jika kurang, silahkan anda tambahkan sendiri di kolom komentar. Jadi intinya
 sangat penting bagi kita semua untuk memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang garis keturunan, kekerabatan dan tali persaudaraan yang melekat dalam kehidupan kita di masyarakat. Oke
 ^_^QuoteContoh Silsilah Keluarga Lihatnya dari bawah ke atas. Jadi yang di bawah lebih tua daripada yang di atasnya. Sumber * Silsilah * Pentingkah Memahami Silsilah Keturunan? * Silsilah Keluarga Donal Bebek * Pengamatan sendiri 18-01-2015 1325

silsilah keluarga bahasa sunda